“Cerita ini diambil dari kisah nyata!! Jika ada kesamaan nama dan tokoh (nama lo aja yang pasaran!). Namun nama dan tokoh dalam cerita telah disamarkan, untuk menghindari konflik yang berkelanjutan.”
BAYANGKAN! Jika kisah ini ada di sekitar kita!!
Alkisah ada 2 orang pemuda Haudi dan Remza yang berasal dari “DFY”(Liat postingan sebelumnya) yang merantau pagi-pagi buta dimana saat kebanyakan orang sedang tertidur dengan lelapnya. Perjalanan ini merupakan suatu niatan yang terpendam cukup lama. Jarak yang ditempuhnya sangatlah penuh petualangan, mulai dari pos penjagaan malam alias “Hansip”, makhluk yang berjalan seperti ondel-ondel (orang mabok!), hingga makhluk hermafrodit (yang masih bingung pagi Galih malem Ratna) di remang-remang cahaya yang mereka lewati. Udara dingin pada pagi itu tidak menghalangi niat pelakunya untuk mencari ilmu dan menyambung silaturahmi dengan orang di negeri sebrang. Mereka-lah yang telah memberikan informasi kepada dua orang pemuda ini.
Sesampainya disana, keheningan telah mereka rasakan karena telah masuknya waktu shalat subuh. Mereka pun segera mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat berjamaah. Setelah mengambil air wudhu yang berada dibawah tempat shalat kemudian mereka menaiki tangga dimana tepat di depan ujung tangga telah terisi barisan shaf akhwat yang rapih telah melakukan shalat sunnah qabliyah subuh. Setelah melewati beberapa shaf akhwat tersebut, mereka bergegas untuk mengisi shaf ikhwan yang belum terisi dan melakukan shalat qabliyah subuh.
Setelah itu Haudi bertemu dengan Arsi, orang “PENTING!” dari Negeri seberang dan berkata, “Mabuhay Arsi!”
Arsi menjawabnya, “Mabuhay Po Haudi!” kemudian Arsi menyapa Remza, “Mabuhay Remza. Namimis kita ng kayo”
Remza pun kebingungan menjawabnya, “aa… iya sama-sama !@#$%^&*”
Terjadilah sedikit perbincangan dalam pertemuan ini. Hingga akhirnya Iqamah berkumandang. Setelah itu mereka langsung mengisi shaf yang masih kosong di barisan paling depan. Setelah selesai shalat subuh berjamaah, kemudian mereka mendengarkan Tausiyah yang dibawakan oleh Abi Makki yang merupakan orang Indonesia lulusan dari Universitas terkemuka di Arab Saudi. Pada pagi hari itu Abi (biasa dipanggil) memberikan ceramah tafsir surat al-Quran. Kegiatan ini memang rutin diadakan setiap minggunya. Sedangkan Haudi dan Remza baru pertama kalinya hadir sehingga cukup tertinggal dari jamaah yang lainnya. Namun itu sudah tak jadi masalah lagi, karena catatan yang dirangkum oleh sobat mereka, Arsi, di publish di Facebook.
Tidak terasa telah terjadi fenomena sunrise pada pagi itu. Abi mengakhiri ceramah tafsir yang diberikannya. Kemudian para jemaah khususnya ikhwan bersalam-salaman dengan Abi. Disana terlihat juga teman-teman mereka yaitu Farzan, Orland, Ouji, Nawdil, dan Vail. Kemudian mereka bercengkrama bersama Abi. Ada juga yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Setelah itu mereka (kecuali Remza) turun ke bawah dan melanjutkan canda tawanya. Arsi orang yang gemar sekali berfoto. Kemudian mereka berfoto-foto ria bersama dengan menggunakan kamera kepunyaan Nawdil.
Pada saat mereka berfoto bersama. Remza sedang berbincang-bincang dengan warga sekitar di atas. Kemudian Remza tersadar bahwa teman-temannya telah berada dibawah. Pada saat Remza turun ke bawah dan menuju ke tempat terompahnya kemudian terdengar suara memanggil, “Mas.. mas…!”
Remza pun menoleh mencari sumber suara panggilan yang terasa hingga menusuk qalbunya. Kemudian terlihatlah sesosok wanita dengan jilbab berwana merah bersinar gelap membutakan Remza. Terjadilah perbincangan antara keduanya.
Wanita tersebut bertanya, “Mas.. tinggal dimana?”
Remza terkaget-kaget, ia merasa canggung dengan pertanyaan ini (katanya sih gitu). Remza menjawab, “Saya dari Cempaka Putih, mbak”
“Dimana tuh?” Tanya wanita berjilbab merah (disingkat aja jadi Wajirah alias Wanita Jilbab Merah).
“Di Jakarta-Pusat, Mbak” jawab Remza
Wajirah bertanya lagi, “Emang kamu kuliah dimana mas?”
“Wah, saya udah lulus tuh Mbak. Dulu saya kuliah di Teknik UNIVERSITAS IMPIAN” jawab Remza
“Oh, kamu lulusan UNIVERSITAS IMPIAN. Bisa Aljabar donk?” Tanya Wajirah penasaran.
“Waduh gimana ya, uda lama gak belajar. Bisa sih sedikit-sedikit” jawab Remza dengan penasaran.
Wajirah semakin kagum dengan jawaban yang diberikan oleh Remza. Kemudian ia bertanya lagi.
“1/2+1/2 , berapa mas?”
“eem.. 1/4 , mbak” Remza menjawabnya dengan penuh keyakinan (padahal jawaban yang benar adalah 1), Apakah yang terjadi dengan Remza seorang SARJANA TEKNIK UNIVERSITAS IMPIAN??!! (Menurut si pelaku ia baru menyadari kesalahannya setelah menceritakan ulang kejadian kepada teman-temannya)
Jawaban Remza sangatlah membuat hati Wajirah berbunga-bunga. Hingga ia terus bertanya kepada Remza.
“Tuh kamu bisa!”, kata Wajirah memberi semangat (ia tidak peduli akan jawaban yang diberikan Remza) dengan nada dasar C=do yang kemudian melanjutkan dengan pertanyaan, “kalau 1/4 x 1/4 berapa mas?”
“Kalo itu 1/16 mbak!” jawab Remza dengan penuh semangat yang telah diberikan oleh wajirah (Pelaku BANGGA menceritakan bahwa jawaban yang ia berikan kali ini benar). Setelah menjawab pertanyaan ini aura Wajirah membayang-bayangi diri Remza. Kemudian Remza berpamitan kepada Wajirah untuk menemui teman-temannya yang telah berfoto bersama di luar area Masjid.
Kemudian Remza kembali berbincang-bincang bersama temannya dan warga sekitar yang baru dikenalnya tadi sambil menunggu Abi Makki keluar meninggalkan Masjid. Tak lama kemudian warga tersebut mohon pamit. Tiba-tiba Wajirah ngikut nimbrung dan mereka merasa aneh dengan sosok wanita yang pada saat itu hanya sendirian yang masih berada di area masjid, mereka seakan-akan bertanya pada dirinya “Siapa sebenarnya wajirah ini dengan tingkah laku yang tidak biasa!”
MAU TAU KELANJUTAN CERITANYA?!! KENAPA WAJIRAH NGIKUT NIMBRUNG?? DAN KEMUDIAN BANYAK MENGAJUKAN PERTANYAAN YANG DAPAT MEMATIKAN LOGIKA REMZA SEORANG SARJANA TEKNIK UNIVERSITAS IMPIAN ITU!! MAU TAU JUGA SIAPA ARSI SEBENARNYA?
TETAP SEMANGAT, TETAP CERIA AGAR KITA BISA BERGEMBIRA MEMBACA POSTINGAN KOPASUS YANG KITA CINTAI!! AMIIN
NB: lokasi dan para pelaku masih dapat terlihat. Bagi rekan-rekan yang tertarik untuk mengetahui atau melanjutkan cerita (selalu ada hal unik yang terjadi disana)!
Mari bergabung menjemput ilmu di pagi hari bersama Abi Makki. CP: Mrs. Hedonomis!!
penulis: Faza Hudiya Karsadinata
PENTING!!
Buat semua yang mau ikutan posting di blog, bisa kirim aja ke e-mail Sellie ato e-mail iqbal di mmailto:music_2play@yahoo.com atau iqbalzeinassyidiqie@yahoo.com
kebersamaan ini jangan pernah pudar....
News-Update
- Renungan Akbar with Om Ary Ginanjar @ Granada Room Menara 165 21 Jan 09 6 p.m.
- FKA dan FOSMA Jakpus : "Berbagi Kasih Sesama" Dalam memperingati Hari Anak Yatim 10 Muharram...7 Januari 2008 jam 8 a.m sd 2p.m. di Gedung Pertamina Cempaka Putih
- Buat kamu yang ingin berpartisipasi dan beramal pada acara Hari Anak Yatim, kamu bisa sisihkan sebagian rezekimu dengan rincian Rp 165rb/anak yatim...Atau kamu boleh nyumbang berapa aja seikhlas kamu koq. Sumbangan berupa uang dapat kamu serahkan melalui Iqbal atau Reza.
-BULU TANGKIS MANIA!!! Minggu, 18 jan 2009 @ GOR cemputeng
- COMING SOON : WISATA MUSEUM dan ROHANI
- FKA dan FOSMA Jakpus : "Berbagi Kasih Sesama" Dalam memperingati Hari Anak Yatim 10 Muharram...7 Januari 2008 jam 8 a.m sd 2p.m. di Gedung Pertamina Cempaka Putih
- Buat kamu yang ingin berpartisipasi dan beramal pada acara Hari Anak Yatim, kamu bisa sisihkan sebagian rezekimu dengan rincian Rp 165rb/anak yatim...Atau kamu boleh nyumbang berapa aja seikhlas kamu koq. Sumbangan berupa uang dapat kamu serahkan melalui Iqbal atau Reza.
-BULU TANGKIS MANIA!!! Minggu, 18 jan 2009 @ GOR cemputeng
- COMING SOON : WISATA MUSEUM dan ROHANI
Rabu, 27 Mei 2009
Jumat, 22 Mei 2009
Kisah Klasik Kopasus
Negara bagian pusat dari united state of Djakata “Flooded York” (yang selama beberapa paragaraph ke depan qta sebut DFY) mengalami krisis kapemimpinan dipertengahan tahun 2007. Krisis ini juga terjadi di beberapa Negara bagian DFY, hanya saja krisis kepemimpinan pada dewan pemerintahan yang biasa qta kenal dengan sebutan Kopasus (komunitas pengajian serru Jakpus) sangatlah mengkhawatirkan. Di saat demisionernya pemerintahan 2006-2007, kopasus belum memiliki figure untuk menggantikan pemimpin sebelumnya (Mr.Maulana Prawira Yoga, a.k.a YOG) yang pada saat itu sangatlah tidak mungkin jika dipilih kembali karena beberapa alasan yang merujuk pada platform kopasus sidang majelis “beSar” kopasus.(mo tau isi platform-nya,BACA TRUSS MPE ABISH DAH…mksd gw bkn tulisan ni yang selese tapi baca lg bsok2 di postingan berikutnya hehehehe)
Beberapa nama sudah didaftarkan sebagai kandidat calon pemimpin atau qta sebut saja calon ketua “CAKET” (biar lebih merendah getoch ;-P hehehe) termasuk nama Mr. Yog. Mengapa nama Mr. Yog bisa masuk kembali dalam kandidat caket? Padahal platform kopasus th. 2005 no. 365 berbunyi, “Bahwa ketika berakhirnya masa jabatan dari seorang pemimpin dari periode pemerintahan dan pemimpin tersebut telah kehilangan Pamor Ke-Existannya INGAT Pamor Ke-Existannya yang membuat masyarakat tidak memiliki hasrat untuk menjunjung tinggi “sanjungan” atau telah terbukanya semua “kebahlulannya”, maka pemimpin yang telah kehilangan pamor tadi tidak dapat dipilih kembali. Karena dapat mengganggu stabilitas persatuan dan kesatuan. Maka pemimpin yang telah Lengser (ser..ser..ser..) tersebut HARUS di pensiunkan atau di pindah tugaskan pada daerah di luar DFY.”
Alasan dimasukkannya nama Mr. Yog sebagai caket pada “PilKet” (pemilihan ketua) 2007 adalah untuk meningkatkan rasa kepedulian masyarakat terhadap pilket 2007, sehingga masyarakat pada saat itu lebih intens memantau pilket melalui Dewan Perwakilan Kopasus (DPK). (hehehe padahal sey mang caketnya kagak ada si yoga Cuma bwt ngada-ngadain calon aj hehehe, trus yang intens berhubungan ma DPK mah bwt nyari ninfo gebetan hekekekek, gapapalah yang penting silaturhami tetep terjaga AHUUUUY…)
Akhirnya pada suatu malam bertempat di kediaman Gema&Faza sepupu dari mentri hedonomis kemasyarakatan yang dihadiri Mr.Yog, Sekretaris Negara Mrs. Dira, Mentri hedonomis kemasyarakatan Mrs. Fitra (biar hedon tapi tetep ekonomis alias kere brat hehehe), Mr. Iqbal sebagai caket dr wilayah ***** (yang tidak dapat disebutkan namanya karena sekarang merupakan wilayah terlarang, YOU KNOW WHERE lha…), Mr.Reza perwakilan dari Partai terbesar di DFY “PARTAI DUGEM SEREMPAK”, beberapa masyarakat (beberapa?!?!? 3 orang tepatnya) serta bulan dan ribuan bintang (hehehe parrah bgt tamunya banyakan bintang drpd masyarakatnya heheehehe) yang pada saat itu bertugas sebagai saksi malam pemilihan.
Malam pun smakin larut, tapi musyawarah belum mencapai mufakat. Pada saat yang meneganggang itu dibuatlah satu kesepakatan bahwa pilket akan ditentukan oleh voting tapi ini voting bukan sembarang voting, para pemilih harus memilih dengan menunjuk caket (nunjuk bner-bner nunjuk pake tangan) secara bersamaan pada hitungan ke 3 yang dihitung oleh SekNeg.
Putaran pertama tidak begitu memuaskan karena caket yang mendapat telunjuk lebih banyak adalah Mr.Yog padahal dalam platform telah tertulis dengan jelas bahwa pemimpin yag telah kehilangan pamor tidak dapat dipilih kembali (yog-yog cucian dey lo…hekekek). Karena kebijakan tersebut caket meramping menjadi 2 kandidat, yaitu Mr.Iqbal dan Mr. Reza. Dengan cara voting yang tak lazim tadi akhirnya terpilihlah Mr. Reza sebagai ketua kopasus periode 2007-se’umur hidup (hahaha mksdnya tuh sampe aura positifnya memudar karena ceng-cengan anak2 jakpus HAKAKAKAK).
Hati terasa teriris sembilu, mata berkunang-kunang, detak jantung tak tentu arah dan tekanan darah naik turun (busetdah ngerepotin aj tuh tekanan darah kasian baby sitternya tuh) Mr.Reza dengan berat hati menerima limpahan kepemimpinan dari Mr.Yog, karena terhitung dari malam itu harga diri akan menyusut perlahan hingga saatnya tiba dah gda harga diri lagi HAKAKAKAKAK…CONGRATZ REZA…
HuzzzHzzz… jangan mikir yang ngga-ngga lo..!!! mulai saat itu perjuangan kopasus dipimpin oleh Reza. Dengan harapan sederhana yaitu anak-anak muda jakpus bisa lebih dekat n cinta dengan Allah S.W.T., AMIEN!!!! Maka pada malam itu Mr. Reza dibekalkan dengan doa yang begitu romantis, doa yang selalu dipanjatkan hamba2 Allah paling sedikit 17 kali dalam sehari, yaitu surat Al Fatihah…! Amanah yang cukup berat memang, tetapi ketika seorang hamba Allah memiliki niat yang baik dan prasangka yang positif kepadaNYA, maka Allah pasti akan selalu membimbingnya…AMIEN!!! Suatu kebahagiaan bagi seorang pemimpin yang bersama para anggotanya untuk belajar dan berusaha meraih cinta dari Allah S.W.T… itulah perasaan Mr.Reza yang sebenarnya saat itu (betul khaaaan zaaaaaa…)
Ternyata bner bgt, dan emang bner bgt, Allah pasti memberikan banyak kemudahan. Salah satunya adalah harapan anak2 jakpus yang berharap bgt dapet pengganti Transkopasus sebelumnya “BM 71 YA” dengan muatan 5-7 orang dempet2an rute bolak-balik g keitung n ngabisin bensin berliter2, untung bensin pada saat itu blm naek (hehehe bwt yg dah pernah numpang pasti banyak kenangannya) mendapatkan jawaban yang mengejutkan. Armada Transkopasus menjadi “B 7170 IF” lebih besar dengan muatan 9-11 orang WEW AHUUUUY… dengan begitu rute bolak-balik bs diminimalisir pas bgt dengan kebijakan pemerintah RI yang menaikkan harga BBM dan juga pada saat yang bersamaan Mr.Reza dapet kerjaan ni jg meminimalisir patungan bensin hekekekekek(piss za ;-P). Tuh kan bner klo qta berprasangka positif pada Allah pasti Allah memberikan kemudahan yang amat sangat memudahkan.
Dari kemudahan yang begitu banyak diterima kopasus bukan berarti tidak ada halangan atau rintangan yang dilewati. Pasti ada lach n banyak bgt mulai dr krisis uang kas, krisis anggota yang makin lama-makin menghilang (sebenernya sey ad cm pada sibuk masing2 maklum dunia membuat qta slalu berpikir ini, berpikir itu, mpe berpikr yg ngga-ngga?!??! Loch…) juga krisis “Glamour times”.
WEW krisis-krisis tadi menghiasi ritme hidup DFY khususnya kopasus. Menimbulkan kontradiksi kram otak, kejang-kejang, hingga gangguan mental. Mo tau gmn parrahnya n penanggulangannya…NANTIKAN DI POSTINGAN SELANJUTNYAAA…HAHAHAHA…
Written By Malunda a.k.a Fitra
**makasi ya buat yang udah baca, Klo mo naro crita dsini jg boleh, Oiya kritik dan saran dapat dikirimkan melalui Humas 021-99939103, CHEERS MATE (^O*)
Beberapa nama sudah didaftarkan sebagai kandidat calon pemimpin atau qta sebut saja calon ketua “CAKET” (biar lebih merendah getoch ;-P hehehe) termasuk nama Mr. Yog. Mengapa nama Mr. Yog bisa masuk kembali dalam kandidat caket? Padahal platform kopasus th. 2005 no. 365 berbunyi, “Bahwa ketika berakhirnya masa jabatan dari seorang pemimpin dari periode pemerintahan dan pemimpin tersebut telah kehilangan Pamor Ke-Existannya INGAT Pamor Ke-Existannya yang membuat masyarakat tidak memiliki hasrat untuk menjunjung tinggi “sanjungan” atau telah terbukanya semua “kebahlulannya”, maka pemimpin yang telah kehilangan pamor tadi tidak dapat dipilih kembali. Karena dapat mengganggu stabilitas persatuan dan kesatuan. Maka pemimpin yang telah Lengser (ser..ser..ser..) tersebut HARUS di pensiunkan atau di pindah tugaskan pada daerah di luar DFY.”
Alasan dimasukkannya nama Mr. Yog sebagai caket pada “PilKet” (pemilihan ketua) 2007 adalah untuk meningkatkan rasa kepedulian masyarakat terhadap pilket 2007, sehingga masyarakat pada saat itu lebih intens memantau pilket melalui Dewan Perwakilan Kopasus (DPK). (hehehe padahal sey mang caketnya kagak ada si yoga Cuma bwt ngada-ngadain calon aj hehehe, trus yang intens berhubungan ma DPK mah bwt nyari ninfo gebetan hekekekek, gapapalah yang penting silaturhami tetep terjaga AHUUUUY…)
Akhirnya pada suatu malam bertempat di kediaman Gema&Faza sepupu dari mentri hedonomis kemasyarakatan yang dihadiri Mr.Yog, Sekretaris Negara Mrs. Dira, Mentri hedonomis kemasyarakatan Mrs. Fitra (biar hedon tapi tetep ekonomis alias kere brat hehehe), Mr. Iqbal sebagai caket dr wilayah ***** (yang tidak dapat disebutkan namanya karena sekarang merupakan wilayah terlarang, YOU KNOW WHERE lha…), Mr.Reza perwakilan dari Partai terbesar di DFY “PARTAI DUGEM SEREMPAK”, beberapa masyarakat (beberapa?!?!? 3 orang tepatnya) serta bulan dan ribuan bintang (hehehe parrah bgt tamunya banyakan bintang drpd masyarakatnya heheehehe) yang pada saat itu bertugas sebagai saksi malam pemilihan.
Malam pun smakin larut, tapi musyawarah belum mencapai mufakat. Pada saat yang meneganggang itu dibuatlah satu kesepakatan bahwa pilket akan ditentukan oleh voting tapi ini voting bukan sembarang voting, para pemilih harus memilih dengan menunjuk caket (nunjuk bner-bner nunjuk pake tangan) secara bersamaan pada hitungan ke 3 yang dihitung oleh SekNeg.
Putaran pertama tidak begitu memuaskan karena caket yang mendapat telunjuk lebih banyak adalah Mr.Yog padahal dalam platform telah tertulis dengan jelas bahwa pemimpin yag telah kehilangan pamor tidak dapat dipilih kembali (yog-yog cucian dey lo…hekekek). Karena kebijakan tersebut caket meramping menjadi 2 kandidat, yaitu Mr.Iqbal dan Mr. Reza. Dengan cara voting yang tak lazim tadi akhirnya terpilihlah Mr. Reza sebagai ketua kopasus periode 2007-se’umur hidup (hahaha mksdnya tuh sampe aura positifnya memudar karena ceng-cengan anak2 jakpus HAKAKAKAK).
Hati terasa teriris sembilu, mata berkunang-kunang, detak jantung tak tentu arah dan tekanan darah naik turun (busetdah ngerepotin aj tuh tekanan darah kasian baby sitternya tuh) Mr.Reza dengan berat hati menerima limpahan kepemimpinan dari Mr.Yog, karena terhitung dari malam itu harga diri akan menyusut perlahan hingga saatnya tiba dah gda harga diri lagi HAKAKAKAKAK…CONGRATZ REZA…
HuzzzHzzz… jangan mikir yang ngga-ngga lo..!!! mulai saat itu perjuangan kopasus dipimpin oleh Reza. Dengan harapan sederhana yaitu anak-anak muda jakpus bisa lebih dekat n cinta dengan Allah S.W.T., AMIEN!!!! Maka pada malam itu Mr. Reza dibekalkan dengan doa yang begitu romantis, doa yang selalu dipanjatkan hamba2 Allah paling sedikit 17 kali dalam sehari, yaitu surat Al Fatihah…! Amanah yang cukup berat memang, tetapi ketika seorang hamba Allah memiliki niat yang baik dan prasangka yang positif kepadaNYA, maka Allah pasti akan selalu membimbingnya…AMIEN!!! Suatu kebahagiaan bagi seorang pemimpin yang bersama para anggotanya untuk belajar dan berusaha meraih cinta dari Allah S.W.T… itulah perasaan Mr.Reza yang sebenarnya saat itu (betul khaaaan zaaaaaa…)
Ternyata bner bgt, dan emang bner bgt, Allah pasti memberikan banyak kemudahan. Salah satunya adalah harapan anak2 jakpus yang berharap bgt dapet pengganti Transkopasus sebelumnya “BM 71 YA” dengan muatan 5-7 orang dempet2an rute bolak-balik g keitung n ngabisin bensin berliter2, untung bensin pada saat itu blm naek (hehehe bwt yg dah pernah numpang pasti banyak kenangannya) mendapatkan jawaban yang mengejutkan. Armada Transkopasus menjadi “B 7170 IF” lebih besar dengan muatan 9-11 orang WEW AHUUUUY… dengan begitu rute bolak-balik bs diminimalisir pas bgt dengan kebijakan pemerintah RI yang menaikkan harga BBM dan juga pada saat yang bersamaan Mr.Reza dapet kerjaan ni jg meminimalisir patungan bensin hekekekekek(piss za ;-P). Tuh kan bner klo qta berprasangka positif pada Allah pasti Allah memberikan kemudahan yang amat sangat memudahkan.
Dari kemudahan yang begitu banyak diterima kopasus bukan berarti tidak ada halangan atau rintangan yang dilewati. Pasti ada lach n banyak bgt mulai dr krisis uang kas, krisis anggota yang makin lama-makin menghilang (sebenernya sey ad cm pada sibuk masing2 maklum dunia membuat qta slalu berpikir ini, berpikir itu, mpe berpikr yg ngga-ngga?!??! Loch…) juga krisis “Glamour times”.
WEW krisis-krisis tadi menghiasi ritme hidup DFY khususnya kopasus. Menimbulkan kontradiksi kram otak, kejang-kejang, hingga gangguan mental. Mo tau gmn parrahnya n penanggulangannya…NANTIKAN DI POSTINGAN SELANJUTNYAAA…HAHAHAHA…
Written By Malunda a.k.a Fitra
**makasi ya buat yang udah baca, Klo mo naro crita dsini jg boleh, Oiya kritik dan saran dapat dikirimkan melalui Humas 021-99939103, CHEERS MATE (^O*)
Langganan:
Postingan (Atom)